<?xml version="1.0"?> 

<rss version="2.0"> 

<channel> 

<title>Uswahtech Feed</title> 

<link>http://uswahtech.uswah.net</link> 

<description>Feed Description</description> 

<language>en-us</language><item>
                 <title>Logika Fuzzy</title>
                 <link>http://uswahtech.uswah.net/berita-217-logika-fuzzy.html</link>

                <description>Logika Fuzzy 			 Pengertian Fuzzy LogicLogika Fuzzy adalah suatu cara yang tepat untuk memetakan suatu ruang  input ke dalam suatu ruang output, dengan metodologi pemecahan masalah dengan  beribu-ribu aplikasi dalam pengendali yang tersimpan dan pemrosesan informasi.  Fuzzy Logic menyediakan cara sederhana untuk menggambarkan kesimpulan pasti  dari informasi yang ambigu, samar &amp;ndash; samar, atau tidak tepat. Sedikit banyak,  fuzzy logic menyerupai pembuatan keputusan pada manusia dengan kemampuannya  untuk bekerja dari data yang ditafsirkan dan mencari solusi yang tepat.Fuzzy logic pada dasarnya merupakan logika bernilai banyak (multivalued  logic) yang dapat mendefinisikan nilai diantara keadaan konvensional seperti ya  atau tidak, benar atau salah, hitam atau putih, dan sebagainya. Penalaran fuzzy  menyediakan cara untuk memahami kinerja dari system dengan cara menilai input  dan output system dari hasil pengamatan.			 Sejarah Fuzzy LogicDalam logika  konvensional nilai kebenaran mempunyai kondisi yang pasti yaitu benar atau  salah (true or false), dengan tidak ada kondisi di antara.  Prinsip ini dikemukakan oleh Aristoteles sekitar 2000 tahun yang lalu sebagai  hukum Excluded Middle dan hukum ini telah mendominasi pemikiran logika  sampai saat ini. Namun, tentu saja pemikiran mengenai logika konvensional  dengan nilai kebenaran yang pasti yaitu benar atau salah dalam kehidupan nyata  sangatlah tidak cocok. Fuzzy Logic (logika samar) merupakan suatu logika  yang dapat merepresentasikan keadaan yang ada di dunia nyata.Teori tentang  himpunan logika samar pertama kali dikemukakan oleh Prof. Lofti Zadeh sekitar  tahun 1965 pada sebuah makalah yang berjudul &amp;lsquo;Fuzzy Sets&amp;rsquo;. Ia  berpendapat bahwa logika benar dan salah dari logika boolean / konvensional  tidak dapat mengatasi masalah yang ada pada dunia nyata. Setelah itu, sejak  pertengahan 1970-an, para peneliti Jepang berhasil mengaplikasikan teori ini ke  dalam berbagai permasalahan praktis. Tidak seperti logika boolean, logika samar  mempunyai nilai yang kontinu. Samar dinyatakan dalam derajat dari suatu  keanggotaan dan derajat dari kebenaran. Oleh sebab itu sesuatu dapat dikatakan  sebagian benar dan sebagian salah pada waktu yang bersamaan. Teori himpunan  individu dapat memiliki derajat keanggotaan dengan nilai yang kontinyu, bukan  hanya 0 dan 1 (Zadeh, 1965 dalam Asta, D., : 2002).Dengan teori  himpunan logika samar, kita dapat merepresentasikan dan menangani masalah  ketidakpastian yang dalam hal ini bisa berarti keraguan, ketidaktepatan, kurang  lengkapnya suatu informasi, dan kebenaran yang bersifat sebagian  (Altrock:1997). Di dunia nyata, seringkali kita menghadapi suatu masalah yang  informasinya sangat sulit untuk diterjemahkan ke dalam suatu rumus atau angka  yang tepat karena informasi tersebut bersifat kualitatif (tidak bisa diukur secara  kuantitatif).			 Alasan Menggunakan Fuzzy LogicBerbagai macam  alasan banyak orang menggunakan logika fuzzy:			 Konsep Logika Fuzzy mudah dimengerti. Konsep  matematis yang mendasari penalaran fuzzy sangat sederhana dan mudah dimengerti.		 Logika Fuzzy sangat flexibel.		 Logika Fuzzy memiliki toleransi terhadap data-data  yang tidak tepat.		 Logika Fuzzy mampu memodelkan fungsi-fungsi  nonlinear yang sangat kompleks.		 Logika Fuzzy dapat membangun dan mengaplikasikan  pengalaman-pengalaman para pakar secara langsung tanpa harus melalui proses  pelatihan.		 Logika fuzzy dapat bekerjasama dengan  teknik-teknik kendali secara konvensional.		 Logika Fuzzy didasarkan pada bahasa alami.		 Himpunan FuzzyHimpunan Fuzzy: merupakan suatu grup yang mewakili suatu kondisi/  keadaan tertentu dalam suatu variabel Fuzzymemiliki2  kemungkinanyaitu:			 &amp;bull;Satu(1), yang berarti bahwa suatu  item menjadi anggota dalam suatu himpunan, atau		 &amp;bull;Nol(0), yang berarti bahwa suatu  item tidak menjadi anggota dalam suatu himpunan		 &amp;nbsp;		 Himpunan fuzzy memiliki 2 atribut:			 Linguistik, yaitu penamaan suatu grup  yang mewakili suatu keadaan atau kondisi tertentu dengan menggunakan bahasa alami,  seperti: MUDA, PAROBAYA, TUA		 Numeris, yaitu suatu nilai (angka)  yang menunjukan ukuran dari suatu variabel seperti: 40, 25, 35		 Sistem Inference FuzzySistem Inferensi Fuzzy(Fuzzy  Inference System/FIS)disebut juga fuzzy inference engine adalah  sistem yang dapat melakukan penalaran dengan prinsip serupa seperti manusia  melakukan penalaran dengan nalurinya.Terdapat beberapa jenis FIS yang  dikenal yaitu Mamdani, Sugeno dan Tsukamoto. FIS yang paling mudah dimengerti,  karena paling sesuai dengan naluri manusia adalah FIS Mamdani. FIS tersebut  bekerja berdasarkan kaidah-kaidah linguistik dan memiliki algoritma fuzzy yang  menyediakan sebuah aproksimasi untuk dimasuki analisa matematik.Proses dalam FIS ditunjukan pada input yang  diberikan kepada FIS adalah berupa bilangan tertentu dan output yang dihasilkan  juga harus berupa bilangan tertentu. Kaidah-kaidah dalam bahasa linguistik  dapat digunakan sebagai input yang bersifat teliti harus dikonversikan terlebih  dahulu, lalu melakukan penalaran berdasarkan kaidah-kaidah dan mengkonversi  hasil penalaran tersebut menjadi output yang bersifat teliti.Kelompok kami akan membahas Sistem Inference Fuzzy dengan menggunakan  metode Mamdani.			 Metode MamdaniPada model ini, aturan fuzzy  didefinisikan sebagai :IF x1 is A1  AND &amp;hellip;.. AND xn is An THEN y is Bdimana : A1, &amp;hellip;.., An  , dan B adalah nilai-nilai linguistik (atau fuzzy set) dan &amp;ldquo;x1 is A1&amp;rdquo;  menyatakan bahwa variabel x1 adalah anggota fuzzy set A1.Metode Mamdani Sering  dikenal dengan nama Metode Max-Min. Metode ini diperkenalkan oleh Ebrahim Mamdani  pada tahun 1975.Untuk mendapatkan output diperlukan 4 tahapan:			 Pembentukan himpunan  fuzzyPada Metode Mamdani,  baik Variabel input maupun output dibagi menjadi satu atau lebih himpunan  fuzzy.			 Aplikasi fungsi  implikasiPada metode  Mamdani, Fungsi implikasi yang digunakan adalah Min.			 Komposisi  aturanTidak seperti penalaran monoton,  apabila sistem terdiri dari beberapa aturan, maka inference diperoleh dari  kumpulan dan korelasi antar aturan. Ada 3 metode yang digunakan dalam melakukan  inference sistem fuzzy, yaitu :			 Metode Max  (Maximum)Pada metode ini, solusi himpunan  fuzzy diperoleh dengan cara mengambil nilai maksimum aturan, kemudian  menggunakannya untuk memodifikasi daerah fuzzy, dan mengaplikasikannya ke  output dengan menggunakan operator OR (union). Jika semua proposisi telah  dievaluasi, maka output akan berisi suatu himpunan fuzzy yang merefleksikan kontribusi  dari tiap-tiap proposisi. Secara umum dapat dituliskan sebagai berikut :msf[xi] = max (msf[xi] , mkf[xi]) dengan :msf[xi] = nilai keanggotaan solusi fuzzy  sampai aturan ke-imkf[xi] = nilai keanggotaan konsekuensi fuzzy  sampai aturan ke-i			 Metode Additive  (sum)Pada metode ini, solusi himpunan  fuzzy diperoleh dengan cara melakukan bounded-sum terhadap semua output daerah  fuzzy. Secara umum dituliskan :msf[xi] = min (1, msf[xi] + mkf[xi]) dengan : msf[xi] = nilai keanggotaan solusi fuzzy  sampai aturan ke-imkf[xi] = nilai keanggotaan konsekuen fuzzy  sampai aturan ke-i			 Metode  Probalistik OR (probor)Pada metode ini, solusi himpunan  fuzzy diperoleh dengan cara melakukan product terhadap semua output daerah  fuzzy. Secara umum dituliskan :msf[xi] = (msf[xi] + mkf[xi]) &amp;ndash; (msf[xi]* mkf[xi]) dengan :msf[xi] = nilai keanggotaan solusi fuzzy  sampai aturan ke-imkf[xi] = nilai keanggotaan konsekuen fuzzy  sampai aturan ke-i			 Penegasan  (defuzzy)Input dari proses defuzzy adalah suatu himpunan fuzzy yang diperoleh  dari komposisi atuan-aturan fuzzy, sedangkan output yang dihasilkan merupakan  suatu bilangan pada himpunan fuzzy tersebut. Sehingga jika diberikan suatu  himpunan fuzzy dalam range tertentu, maka harus dapat diambil suatu nilai crisp  tertentu sebagai output.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Teknik yang paling populer adalah centroid technique.&amp;nbsp; Metoda ini mencari centre of gravity (COG) dari aggregate set:&amp;nbsp;Centre of gravity (COG): mencari titik yang membagi area  solusi menjadi 2 bagian yang samaDefuzzy adalah suatu mekanisme untuk mengkonversi atau mengubah hasil output fuzzy menjadi suatu output nonfuzzy yang tegas. Output dalam bentuk fuzzy belum dapat hasil yang dapat  langsung digunakan. Dalam teori logika fuzzy,  terdapat beberapa metode defuzzy yang  digunakan, yaitu:			 Center of GravityPada metode ini, output crisp diperoleh dengan cara mengambil  pusat daerah yang menutupi fungsi keanggotaan himpunan fuzzy (z&amp;rsquo;) atau dapat dituliskan dengan persamaan:&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;(2.19)Kelebihan metode penegasan pusat gravitasi terletak pada  hasilnya yang dapat diterima akal (intutive  plausibility), sedangkan kekurangannya terletak pada kebutuhan komputasi  yang intensif.			 Center of AveragePada metode ini, output crisp diperoleh dengan cara mengambil  pusat rata-rata terbobot w dari n fuzzy set.&amp;nbsp; Secara matematis output crisp dapat  ditentukan dengan:&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; (2.20)Metode penegasan center of average atau centroid merupakan metode yang paling banyak digunakan dalam sistem fuzzy dan kontrol fuzzy.  Secara komputasi, metode ini lebih mudah dan masuk akal.			 BisectorPada metode ini, output crisp diperoleh dengan cara mengambil  nilai pada domain fuzzy yang memiliki  nilai keanggotaan setengah dari jumlah total nilai keanggotaan pada daerah fuzzy atau dapat ditulis:zpsedemikian hingga(2.21)			 MOM (Mean of  Maximum)Pada meode ini, output crisp diperoleh dengan cara mengambil  nilai rata-rata domain B yang  memiliki nilai kenggotaan maksimum. Secara matematis output crisp dapat  ditentukan dengan:&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;(2.22)			 LOM (Largest  of Maximum)Pada meode ini, output crisp diperoleh dengan cara mengambil  nilai terbesar dari domain B yang  memiliki nilai kenggotaan maksimum. Secara matematis output crisp dapat  ditentukan dengan:&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; (2.23)			 SOM (Smallest  of Maximum)Pada metode ini, output crisp diperoleh dengan cara mengambil  nilai terkecil dari domain B yang  memiliki nilai kenggotaan maksimum. Secara matematis output crisp dapat  ditentukan dengan:&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;(2.24)&amp;nbsp;  ...</description>
                 </item><item>
                 <title>DECISION SUPPORT SYSTEM</title>
                 <link>http://uswahtech.uswah.net/berita-216-decision-support-system.html</link>

                <description>A.DECISION SUPPORT SYSTEMSalah satu jenis sistem aplikasi yang sangat populardi kalangan manajemen perusahaan adalah Decision Support System atau disingkatDSS. DSS ni merupakan suatu sistem informasi yang diharapkan dapat membantumanajemen dalam proses pengambilan keputusan. Hal yang perlu ditekankan di siniadalah bahwa keberadaan DSS bukan untuk menggantikan tugas-tugas manajer,tetapi untuk menjadi sarana penunjang (tools) bagi mereka. DSS sebenarnyamerupakan implementasi teori-teori pengambilan keputusan yang telahdiperkenalkan oleh ilmu-ilmu seperti operation research dan management science.Hanya bedanya adalah bahwa jika dahulu untuk mencari penyelesaian masalah yangdihadapi harus dilakukan perhitungan iterasi secara manual (biasanya untukmencari nilai minimum, maksimum, atau optimum), saat ini komputer PC telahmenawarkan kemampuannya untuk menyelesaikan persoalan yang sama dalam wakturelatif singkat.&amp;nbsp;Dalam keduabidang ilmu di atas, dikenal istilah decision modeling, decision theory, dandecision analysis &amp;ndash; yang pada hakekatnya adalah merepresentasikan permasalahan manaje-menyang dihadapi setiap hari ke dalam bentuk kuantitatif (misalnya dalam bentukmodel matematika). Contoh-contoh klasik dari persoalan dalam bidang ini adalahlinear programming, game&amp;rsquo;s theory, transportation problem, inventory system,decision tree, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak problem klasik yangkerap dijumpai dalam aktivitas bisnis perusahaan sehari-hari, sebagian dapatdengan mudah disimulasikan dan diselesaikan dengan menggunakan formula ataurumus-rumus sederhana. Tetapi banyak pula masalahan yang ada sangat rumitsehingga membutuhkan kecanggihan komputer.Sprague dan Carlson mendefinisikan DSS dengan cukupbaik, sebagai sistem yang memiliki lima karakteristik utama (Sprague et.al.,1993):1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sistem yangberbasis komputer;2)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dipergunakanuntuk membantu para pengambil keputusan;3)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Untuk memecahkanmasalah-masalah rumit yang &amp;ldquo;mustahil&amp;rdquo; dilakukan dengan kalkulasi manual;4)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Melalui carasimulasi yang interaktif;5)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dimana data danmodel analisis sebagai komponen utama.6)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Karakteristik 4dan 5 merupakan fasilitas baru yang ditawarkan oleh DSS belakangan ini sesuaidengan perkembangan terakhir kemajuan perangkat komputer.Konsep DSS: &amp;ndash;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;HERBERTSIMON: pembedaan antara keputusan yang di-program/tidakdiprogram serta fase-fase pembuatan keputusan &amp;ndash;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G.ANTHONY GORRY &amp;amp; MICHAEL S. SCOTT MORTON: pembuatan kisiuntuk struktur masalah dan level manajemen &amp;ndash;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;STEVENALTER: Dukungan empiris untuk pembentukan dasar topologiDSS &amp;nbsp;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;DSS dikhususkan untuk mendukung manajer: &amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;memecahkan masalah semi terstruktur,&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;lebih mementingkan efektivitas dibandingkan efisiensi 2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; DSS menyediakan informasi utk memecahkan masalahserta kemampuan komunikasi.3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Informasi diperoleh dari: laporan berkala danspesial, output model matematik dan output sistem pakar.4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Komunikasi dilakukan saat suatu grup manajermelakukan problem solving.&amp;nbsp;B.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;KOMPONENDECISION SUPPORT SYSTEMo&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pemodelan matematik merupakan komponen integral DSSyang menguntungkan manajer (walau masih terkandung beberapa kekurangan) o&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Komputer grafik: berdasar suatu penelitian grafikcocok utk situasi tertentu; pada situasi tersebut grafik lebih efektifdibanding yang lainnya. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Secara garis besar DSS dibangun olehtiga komponen besar:1) Database2) Model Base3) Software SystemSistem database berisi kumpulan dari semua databisnis yang dimiliki perusahaan, baik yang berasal dari transaksi sehari-hari,maupun data dasar (master file). Untuk keperluan DSS, diperlukan data yangrelevan dengan permasalahan yang hendak dipecahkan melalui simulasi.Komponen kedua adalah Model Base atau suatu modelyang merepresentasikan permasalahan ke dalam format kuantitatif (modelmatematika sebagai contohnya) sebagai dasar simulasi atau pengambilan keputusan,termasuk di dalamnya tujuan dari permasalahan (obyektif), komponen-komponenterkait, batasan-batasan yang ada (constraints), dan hal-hal terkait lainnya.Kedua komponen tersebut untuk selanjutnya disatukandalam komponen ketiga (software system), setelah sebelumnya direpresentasikandalam bentuk model yang &amp;ldquo;dimengerti&amp;rdquo; komputer . Contohnya adalah penggunaanteknik RDBMS (Relational Database Management System), OODBMS (Object Oriented DatabaseManagement System) untuk memodelkan struktur data. Sedangkan MBMS (Model Base ManagementSystem) dipergunakan untuk mere-presentasikan masalah yang ingin dicaripemecahannya. Entiti lain yang terdapat pada produk DSS baru adalah DGMS(Dialog Generation and Management System), yang merupakan suatu sistem untukmemungkinkan terjadinya &amp;ldquo;dialog&amp;rdquo; interaktif antara computer dan manusia (user)sebagai pengambil keputusan.C. JENIS-JENIS DSSAplikasi DSS yang ditawarkan di pasar sangatberaneka ragam, dari yang paling sederhana (quick-hit DSS) sampai dengan yangsangat kompleks (institutional DSS). &amp;ldquo;Quick-Hit DSS&amp;rdquo; biasanya ditujukan untukpara manajer yang baru belajar menggunakan DSS (sebagai pengembangan setelahjenis pelaporan yang disediakan oleh MIS = Management Information System, satulevel sistem di bawah DSS). Biasanya masalah yang dihadapi cukup sederhana(simple) dan dibutuhkan dengan segera penyelesaiannya. Misalnya untuk kebutuhanpelaporan (report) atau pencarian informasi (query). Sistem yang sama biasa puladipergunakan untuk melakukan analisa sederhana. Contohnya adalah melihat dampakyang terjadi pada sebuah formulasi, apabila variabel-variabel atauparameter-parameternya diubah. Di dalam perusahaan, DSS jenis ini biasanyadiimplementasikan dalam sebuah fungsi organisasi yang dapat berdiri sendiri(berdasarkan data yang dimiliki fungsi organisasi tersebut). Misalnya adalahDSS untuk menyusun anggaran tahunan, DSS untuk melakukan kenaikan gajikaryawan, DSS untuk menentukan besarnya jam lembur karyawan, dan lain sebagainya.&amp;nbsp;&amp;ldquo;InstitutionalDSS&amp;rdquo; merupakan suatu aplikasi yang dibangun oleh para pakar bisnis dan ahliDSS. Sesuai dengan namanya, DSS jenis ini biasanya bekerja pada levelperusahaan, dimana data yang dimiliki oleh masing-masing fungsi organisasitelah diintegrasikan (dibuat strukturnya dan didefinisikan kaitankaitannya).Contohnyaadalah DSS untuk memprediksi pendapatan perusahaan di masa mendatang (forecasting)yang akan mensimulasikan data yang berasal dari Divisi Sales, Divisi Marketing,Divisi Logistik dan Divisi Operasional. Contoh implementasi yang tidak kalahmenariknya adalah suatu sistem, dimana jika manajemen memiliki rencana untukmem-PHK-kan beberapa karyawannya, akan dapat disimulasikan dampaknya terhadapneraca profit-and-loss perusahaan. Contoh aplikasi penggunaan DSS lain yang palingbanyak digunakan di dalam dunia bisnis adalah untuk keperluan analisamarketing, operasi logistik dan distribusi, serta masalah-masalah yangberkaitan dengan keuangan dan akuntansi (taxation, budgeting, dsb.).&amp;nbsp;A.&amp;nbsp;SISTEM BERBASIS GRAFIK&amp;nbsp;Dalam merepresenasikan DSS agar mudah dipergunakandan dimengeri oleh user (dalam hal ini adalah manajer perusahaan), formatgrafik mutlak dipergunakan untuk melengkapi teks yang ada. Contoh-contoh modelgrafik yang populer dipergunakan adalah sebagai berikut:&amp;uuml;&amp;nbsp;Time SeriesCharts &amp;ndash; untuk melihat dampak sebuah variable terhadap waktu;&amp;uuml;&amp;nbsp;Bar Charts &amp;ndash;untuk memperbandingkan kinerja beberapa entiti;&amp;uuml;&amp;nbsp;Pie Charts &amp;ndash;untuk melihat komposisi atau persentasi suatu hal;&amp;uuml;&amp;nbsp;ScatteredDiagrams &amp;ndash; untuk menganalisa hubungan antara beberapa variabel;&amp;uuml;&amp;nbsp;Maps &amp;ndash; untukmerepresentasikan data secara geografis;&amp;uuml;&amp;nbsp;Layouts &amp;ndash; untukmenggambarkan lokasi barang secara fisik, seperti pada bangunan dan kantor;&amp;uuml;&amp;nbsp;Hierarchy Charts&amp;ndash; untuk menggambarkan struktur organisasi;&amp;uuml;&amp;nbsp;Sequence Charts&amp;ndash; untuk merepresentasikan sesuatu dengan logika yang tersetruktur (contohnyaadalah diagram flowchart); dan&amp;uuml;&amp;nbsp;Motion Graphics&amp;ndash; untuk memperlihat-kan perilaku dari variabel yang diamati dengan caraanimasi.Jenis-jenisgrafik di atas biasanya dapat ditampilkan dalam dua macam format: dua dimensidan tiga dimensi.&amp;nbsp;B.&amp;nbsp;PERKEMBANGAN DSS&amp;nbsp;DSS yang saat ini populer untuk digunakan adalahyang berbasis tabel atau spreadsheets, karena para manajer sudah terbiasamembaca data dengan cara tersebut. Tabel inilah yang menjadi media manajer dalam&amp;ldquo;mengkutak-katik&amp;rdquo; (mengganti atau merubah) variabel yang ada, di mana hasilnyaakan ditampilkan dalam format grafik yang telah dijelaskan sebelumnya. Untukkeperluan ini, biasanya sebuah stand-alone PC sudah cukup untuk mengimplementasikannya.Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, telah banyak ditawarkanaplikasi DSS yang bekerja dalam infrastruktur jaringan (LAN, WAN, Intranet,Internet, dsb.). Beberapa manajer pengambil keputusan dihubungkan satu denganlainnya melalui jaringan komputer, sehingga dapat saling mempertukarkan datadan informasi untuk keperluan pengambilan keputusan. Bahkan sudah ada DSS yangdiperlengkapi dengan expert system (dibuat berdasarkan teori kecerdasan buatan= artifial intelligence), sehingga keputusan bisnis secara langsung dapatdilakukan oleh komputer, tanpa campur tangan manusia.&amp;nbsp;C.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;TUJUANDSS (Peter G.W. Keen &amp;amp; Scott Morton)a)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Membantu manajermembuat keputusan untuk menangani masalah semi terstruktur,b)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mendukungpertimbangan manajer, bukan sebagai pengganti pertimbangan manajer, c)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Meningkatkanefektifitas manajer dalam membuat keputusan (bukan efisiensi). &amp;nbsp;Tiga Prinsip Dasar Konsep DSS:1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Struktur Masalah: Masalah dalam bentukterstruktur atau tidak terstruktur sulit ditemui, mayoritas berbentuk semiterstruktur DSS ditujukan pada area dimana banyak masalah ditemukan.2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dukungan Keputusan: DSS bukan penggantimanajer &amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Komputerdigunakan untuk porsi masalah yang terstruktur, sedang manajerbertanggung-jawab terhadap porsi masalah yang tidak terstruktur (denganaplikasi pertimbangan, intuisi, atau analisis).&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Komputer &amp;amp;Manajer sebagai tim problem-solving pada masalah semi terstruktur. 3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;EfektifitasKeputusan &amp;Ugrave; main benefitfrom using DSS is better decisions &amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tidak selalukeputusan terbaik; pada banyak kasus manajer memutuskan mana&amp;nbsp; alterternatif terbaik. &amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tambahan waktuagar solusi optimum dengan meningkatan presisi tidak banyak berguna. &amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Managermenggunakan pertimbangan (judgement) untuk menentukan keputusan manayang memberikan kontribusi terhadap solusi masalah.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gambar 1. Fokus DSS pada Masalah SemiTerstruktur&amp;nbsp;Tipe-tipekeputusan&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Keputusanterprogram (struktur)&amp;ndash;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dibuat menurutkebiasaan, aturan, prosedur; tertulis maupun tidak &amp;ndash;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bersifat rutin,berulang-ulang &amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Keputusan takterprogram (tidak terstruktur)&amp;ndash;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mengenai masalahkhusus, khas, tidak biasa &amp;ndash;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kebijakan yangada belum menjawab Mis.Pengalokasian sumber daya&amp;nbsp;KESIMPULANDaripenjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa DSS itu merupakan :&amp;middot;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sistemberbasiskomputer&amp;middot;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sistemyangmenghasilkan berbagai alternative keputusan&amp;middot;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sistemyangmembantu pembuat keputusan (decision maker)&amp;middot;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sistemyangmemecahkan masalah semi / tidakterstruktur&amp;middot;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sistemyangmenggunakan data, basis data,dan model keputusan.&amp;nbsp;  ...</description>
                 </item><item>
                 <title>Cara Mengubah Password Gmail</title>
                 <link>http://uswahtech.uswah.net/berita-215-cara-mengubah-password-gmail.html</link>

                <description>Sehubungan dengan password gmail saya yg telah diketahui oleh teman-teman saya maka saya berinisitif untuk menggantinya karena terdapat data penting. nah sekarang saya ingin kasitau nih&amp;nbsp;cara mengubah Password di GmailLangkah-langkah Mengubah Password di Gmail adalah sebagai berikut:1. Silahkan buka&amp;nbsp;http://mail.google.com2. Masukan User id dan password anda3. Pilih pengaturan, letaknya digabian atas kanan.4. Klik Account5. Pada Setelan Pribadi keamanan pilih Ubah password6. Password sekarang: diisi password yang sedang di pakaiPassword baru: dan Konfirmasi password baru: diisi password yang baruSekian dulu semoga postingan Mengubah Password di Gmail dari uswahtech  ...</description>
                 </item><item>
                 <title>Fungsi di php Untuk Memeriksa string berupa alphanumeric huruf/angka</title>
                 <link>http://uswahtech.uswah.net/berita-214-fungsi-di-php-untuk-memeriksa-string-berupa-alphanumeric-hurufangka.html</link>

                <description>
ctype_alnum berfungsi:


Untuk memeriksa apakah karakater yang dihaslkan plej string $text berupa alphanumeric.


Bernilai True jika setiap charakter didalam string $text merupakan huuf atau angka 


&amp;lt;?php 


$string=array(&amp;#39;AABB32aabb&amp;#39;,&amp;#39;foo!#$bar&amp;#39;);


foreach($string as $testcase)


{


if (ctype_alnum($testcase)) {


echo &amp;quot; String $tectcase semua terdiri atas huruf atau angka.
&amp;quot;;


}


else{


echo&amp;quot;String $testcase tidak terdiri atas angka atau huruf.
&amp;quot;;


}


}


?&amp;gt; 

  ...</description>
                 </item><item>
                 <title>Mengenal Fungsi</title>
                 <link>http://uswahtech.uswah.net/berita-213-mengenal-fungsi.html</link>

                <description>Fungsi Adalah sekumpulan baris program yang terdiri atas serangkaian perintah program disusun sedemikian rupa sehingga bisa menjadi satu modul saja.Ketika programmer membuat program yang cukup rumit/kompleks, perlu digunakan fungsi karena fungsi akan sangat membantu menyeerhanakan penulisan program.Adapun manfaat fungsi adalah sebagai berikut.			&amp;nbsp;Mengurangi penulisan program yang sama&amp;nbsp;Jika kita sering menggunakan program-program yang sama, kita dapat membuatnya menjadi satu modul fungsi, sehingga dengan funsi tersebut bisa dipanggi ditempat lain tanpa membuat ulang baris program tersebut.			Kemudahan untuk melacak dan memperbaiki programDengan funsi kita dapat dengan mudah melacak kesalaha/error dan memperbaikinya tanpa harus membukan keseluruhan &amp;nbsp;program cukup dilihat biagian fungsinya saja.			Bisa dipanggil dimana saja, termasuk difungsi yang lain&amp;nbsp;Karena bisa dipanggil dimana saja, program yang kompleks menjadi lebih sederhanaDalam segi pembuatan fungsi terbagi dua :			Fungsi Buit-in yang disediakan PHPPemrogram tinggal memanggil fungsinya saja dan siap digunakan. Seluruh isi fungsi sudah dibuatkan oleh PHP secara Built-in			Fungsi Buatan sendiri&amp;nbsp;Pemrogram bebas membuat fungsi sendiri jika permasalahan tidak disediakan oleh php secara built in.  ...</description>
                 </item><item>
                 <title>Perbedaan REQUIRE, INCLUDE, REQUIRE_ONCE, INCLUDE_ONCE</title>
                 <link>http://uswahtech.uswah.net/berita-212-perbedaan-require-include-require_once-include_once.html</link>

                <description>Terkadang, suatu halaman web membutuhkan file lain agar halaman web tersebut bisa bekerja. Agar fole beserta isinya bisa dikenali dihalaman bersangkutan, bisa digunakan pernyataan &amp;nbsp;REQUIRE(), INCLUDE(), REQUIRE_ONCE(), INCLUDE_ONCE().Pemanggilan file sangat berguna untuk menghemat penulisan baris-baris program. Beberapa baris program (misalnya: fungsi, variabel) yang penting dan sering digunakan disetiap halaman website dikumpulkan menjadi satu, selanjutnya digunakan secara berulang tanpa menulis baris program lagi.&amp;nbsp;pernyataan require() dan include() &amp;nbsp;memiliki prilaku yang sama, kecuali dalam hal penanganan kesalahan. Jika pernyataan require() digunakan, kemudian timbul kesalahan, maka proses dihentikan dan halaman web tidak akan tampak. Sebaliknya, jika pernyataan include() digunakan, pesan peringatan kesalahan akan tampak dan proses tetap berlanjut.pernyataan require_once() dan include_once() fungsinya sama persis dengan require() dan include(). Perbedaannya terletak pada pemeriksaan terhadap file yang di -require_once() atau di include_once() kan dilakukan sekali saja.&amp;lt;?php	//Contoh require()	require &amp;#39;prepend.php&amp;#39;;&amp;nbsp;	require $somefile;&amp;nbsp;	require (&amp;#39;somefile.txt&amp;#39;);?&amp;gt;&amp;lt;?php	//Contoh require_once()	require_once(&amp;quot;a.php&amp;quot;);	require_once(&amp;quot;A.php&amp;quot;);?&amp;gt;&amp;lt;?php	//Contoh include_once()	include_once(&amp;quot;a.php&amp;quot;);	include_once(&amp;quot;A.php&amp;quot;);?&amp;gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  ...</description>
                 </item><item>
                 <title>Cara memblokir IP pengunjung website yang iseng</title>
                 <link>http://uswahtech.uswah.net/berita-211-cara-memblokir-ip-pengunjung-website-yang-iseng.html</link>

                <description>
Bagi kamu yang memiliki situs dan kadang dihampiri oleh pengunjung yang cenderung &amp;quot;iseng&amp;quot; berkoar-koar mempromosikan situs/blognya di situsmu, jangan khawatir kamu dapat dengan mudah memblok IP penggangu tersebut dengan menggunakan .htaccess (walaupun beberapa module shoutbox dan comment Joomla menyediakan banned IP).

Caranya tambahkan code dibawah ini pada .htaccess
allow from all
deny from 192.170.22.15
deny from 192.170

Penjelasan singkat:
Baris pertama mengijinkan seluruh IP untuk mengakses situsmu
Baris kedua, 192.170.22.15 adalah IP yang kamu ingin blokir
Baris ketiga, 192.170 merupakan awalan IP yang kamu ingin blokir (seluruh IP yang berawalan dengan 192.170 akan diblokir)

Untuk mencegah hot linking kamu cukup menambahkan code ini pada .htaccess

RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www.)?mydomain.com/.*$ [NC]
RewriteRule .(jpe?g|gif|bmp|png)$ images/nohotlink.jpg [L]

Baris pertama dan kedua tidak perlu kamu rubah
Baris ketiga pada bagian mydomain.com kamu rubah sesuai dengan URL situsmu

Baris keempat merupakan gambar yang akan muncul apabila seseorang mencoba melakukan hot linking terhadap situsmu.


sumber: coratcoretblog

  ...</description>
                 </item></channel></rss>