Senin, 30 November 2009 - 14:39:21 WIB CPM (Critical Path Metode) Diposting oleh : Administrator
Kategori: Manajemen Proyek
- Dibaca: 86 kali
CPM (Critical Path Metode)
Metode ini ditemukan oleh perusahaan bahan kimia Amerika yaitu Du Pon Company pada tahun 1958 untuk memecahkan kesulitan-kesulitan proses fabrikasi. Metode ini berbentuk diagram network yang hampir mirip dengan PERT.
Perbedaanya adalah dalam penentuan perkiraan waktu. CPM dapat memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan dan dapat menentukan prioritas kegiatan yang harus mendapat perhatian dan pengawasan yang cermat, agar kegiatan dapat selesai sesuai dengan rencana.
Metode ini dinamakan Lintasan Kritis yaitu metode yang membentuk suatu jalur atau lintasan yang memerlukan perhatian khusus (lintasan dengan panah tebal).
Kesimpulan :
1. Hampir sama dengan PERT, hanya berbeda dalam penentuan perkiraan waktu
2. Dapat memeperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan setiap pekerjaan
3. Dapat menentukan prioritas kegiatan yang harus mendapat perhatian (Lintasan Kritis)
4. Dapat mengkontrol keterlambatan kegiatan yang mempengaruhi selesainya suatu kegiatan.
5. Kelemahan : tingkat pembacaan pada level bawah
6. Masih banyak menggunakan Dummy Activity ( ) yaitu aktifitas tanpa sumber daya (Akt + SD = 0), contoh : kegiatan istirahat tetapi ada jadwalnya.
7. Setiap kegiatan dihitung waktu awal dan akhirnya
Untuk menunjukkan awal dan akhir aktifitas
* Jika Masukan banyak keluaran harus 1, jika keluaran lebih dari 1 maka Dummy
* Jika 1 Masukan keluaran banyak, jika masukan lebih dari 1 maka lainnya Dummy Bookmark & Share